GORONTALO, Dailynusantara.net – Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo membeberkan hasil awal pemeriksaan forensik terhadap penemuan kerangka manusia di area perkebunan tebu PT Pabrik Gula Gorontalo, Desa Bongo Tua, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo.
Dari hasil analisis tim gabungan di RS Bhayangkara Gorontalo, kerangka tersebut teridentifikasi berjenis kelamin perempuan dengan rentang usia remaja hingga dewasa muda.
Kabid Dokkes Polda Gorontalo, AKBP Dr. dr. D. Aji Kadarmo, Sp.FM., DFM., M.H., menyampaikan bahwa kepastian fisik awal ini diperoleh dari proses identifikasi antropologi forensik.
“Dari keilmuan kedokteran forensik, kami dapatkan hasil secara umum bahwa kerangka manusia ini berjenis kelamin perempuan, berumur antara 17 hingga 25 tahun, serta didominasi ras Mongoloid,” ujar AKBP Aji dalam keterangannya.
Meski profil fisik awal telah dikantongi, polisi belum dapat memastikan identitas pasti jasad tersebut karena kondisi kerangka saat ditemukan mengalami pembusukan lanjut, pembentukan tulang (skeletonisasi), dan mumifikasi.
Selain itu, metode pemeriksaan sidik jari tidak bisa diterapkan lantaran organ jari korban sudah tidak ada, sementara data rekam medis gigi korban sejauh ini belum memiliki pembanding yang cocok.
