JAKARTA, Dailynusantara.net — Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengajukan Surat Presiden (Surpres) mengenai pemberhentian Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan pengangkatan Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) yang baru. Langkah politis ini langsung ditindaklanjuti DPR RI dengan menggelar uji kelayakan (fit and proper test) di Komisi III.
Penunjukan sosok perwira tinggi kelahiran Pandeglang, Banten, ini didasari oleh sederet prestasi impresif serta rekam jejak kepemimpinan yang cemerlang di tubuh kepolisian. Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1994 ini dinilai memiliki kapasitas penuh untuk membawa reformasi signifikan di tubuh Polri.
Salah satu pencapaian menonjol Komjen Suyudi tercatat saat ia dipercaya memimpin Badan Narkotika Nasional (BNN) sejak dilantik pada 25 Agustus 2025. Dalam masa jabatannya, ia memimpin berbagai operasi besar pemberantasan narkotika skala nasional, termasuk keberhasilan mengungkap dan memusnahkan hektaran ladang ganja di Aceh Besar.
Sebelum memimpin BNN, rekam jejaknya di bidang reserse dan kriminalisasi kejahatan telah teruji melalui berbagai posisi strategis. Ia tercatat pernah menjabat sebagai Kapolda Banten pada 2024 serta Wakapolda Metro Jaya pada 2023, di mana ia dikenal tegas dalam menjaga stabilitas keamanan serta penanganan kasus-kasus kriminal menonjol di wilayah hukum ibu kota dan sekitarnya.
Pengalaman kepemimpinannya di tingkat kewilayahan juga sangat matang karena pernah dipercaya memimpin jajaran kepolisian di tingkat wilayah penting. Komjen Suyudi pernah mengemban amanat sebagai Kapolres Majalengka, Kapolres Bogor, hingga Kapolres Metro Jakarta Pusat, yang makin memperkuat reputasinya dalam manajemen keamanan publik dan pendekatan teritorial.
Di ranah kepemimpinan operasional reserse, kariernya dibentuk dari posisi teknis seperti Kanit II Resmob Polda Metro Jaya, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, hingga Kanit Resmob Bareskrim Polri. Kombinasi pengalaman teknis kepolisian dan integritas ini menjadi modal utama kepemimpinannya ke depan.
Dengan rekam jejak panjang dan berbagai capaian keberhasilan penegakan hukum tersebut, publik dan jajaran pemerintah menyambut positif pencalonannya. Komjen Suyudi diharapkan mampu meneruskan kepemimpinan di Mabes Polri sekaligus menjawab tantangan penegakan hukum modern di Indonesia.
