Tuesday, 27 October 2026 ☀ Jakarta 30°C · USD/IDR Rp—
TERKINI
● Ekonomi

Realisasi Investasi Tembus Rp1.539,2 Triliun hingga September 2026, Serap 2,19 Juta Tenaga Kerja

Foto: BPMI Setpres/Istimewa

JAKARTA, Dailynusantara.net — Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) melaporkan capaian kinerja positif sepanjang tahun berjalan. Realisasi investasi nasional periode Januari hingga September 2026 tercatat telah mencapai Rp1.539,2 triliun, atau setara dengan 75,4 persen dari target total yang telah ditetapkan.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, mengungkapkan bahwa dari total akumulasi tersebut, realisasi investasi khusus pada triwulan III tahun 2026 menyumbang angka sebesar Rp528,7 triliun.

“Ini untuk Januari sampai dengan September 2026 sehingga total penyerapan tenaga kerja itu mencapai 2.194.496 orang,” ujar Rosan dalam keterangan persnya di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 19 Oktober 2026.

Berdasarkan struktur penanaman modal, aliran dana investasi nasional pada periode ini menunjukkan keseimbangan yang kuat antara investor domestik dan asing. Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) tercatat menyumbang sekitar Rp761,4 triliun atau mencakup 49,5 persen. Sementara itu, Penanaman Modal Asing (PMA) menyumbang porsi sedikit lebih tinggi, yakni mencapai Rp777,8 triliun atau sekitar 50,5 persen.

Selain capaian makro, pemerintah juga terus mendorong program hilirisasi sebagai strategi utama penguatan ekonomi nasional. Sepanjang Januari hingga September 2026, realisasi investasi di sektor hilirisasi menyentuh angka Rp480 triliun.

Sektor mineral masih mendominasi sebagai penyumbang terbesar dengan nilai investasi mencapai Rp335,1 triliun. Adapun komoditas utama yang mendongkrak sektor ini meliputi nikel, bauksit, besi baja, tembaga, hingga pasir silika. Dengan berjalannya proyek-proyek hilirisasi ini, pemerintah optimistis target pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja berkualitas dapat terus tercapai hingga penutup tahun 2026.

Berita Terkait

Komentar

Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *