Wednesday, 28 October 2026 ☀ Jakarta 30°C · USD/IDR Rp—
TERKINI
● Daerah

Gara-Gara Mimik Wajah, Siswa SMAN 1 Gorontalo Diduga Dikeroyok Puluhan Kakak Kelas

Peristiwa dugaan penganiayaan ini berlangsung di lingkungan area SMAN 1 Kota Gorontalo pada Senin (19/10/2026).

GORONTALO, Dailynusantara.net – Kasus perundungan dan kekerasan di lingkungan sekolah kembali terjadi. Seorang siswa kelas X SMAN 1 Kota Gorontalo diduga menjadi korban pengeroyokan yang melibatkan setidaknya 21 siswa senior dari kelas XI dan XII. Insiden tersebut dipicu oleh kesalahpahaman akibat ekspresi atau mimik wajah korban.

​Peristiwa dugaan penganiayaan ini berlangsung di lingkungan area SMAN 1 Kota Gorontalo pada Senin (19/10/2026).

​Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 1 Kota Gorontalo, Zulham Firmansyah, membenarkan adanya insiden kekerasan tersebut. Ia menjelaskan bahwa perselisihan bermula saat korban dan para pelaku saling berpapasan di area sekolah.

​”Permasalahan ini berawal dari hal sepele, yakni kesalahpahaman lantaran mimik wajah. Pelaku merasa tersinggung dengan ekspresi korban saat berpapasan, sehingga memicu adu mulut hingga berlanjut pada aksi kekerasan fisik,” ujar Zulham saat memberikan keterangan kepada wartawan.

​Ketersinggungan tersebut dengan cepat memicu emosi siswa lainnya yang berada di lokasi hingga ikut terprovokasi. Zulham menegaskan bahwa pihak sekolah telah bertindak cepat dengan mengidentifikasi seluruh siswa yang terlibat.

​”Hasil penelusuran kami, terdapat sekitar 21 siswa yang terdata berada di lokasi dan terlibat dalam aksi perundungan tersebut. Kami tidak mentolerir segala bentuk kekerasan di lingkungan sekolah,” tegasnya.

​Sebagai langkah penanganan, manajemen sekolah telah memanggil para orang tua murid yang terlibat untuk meminta keterangan lebih lanjut serta memberikan sanksi tegas berupa skorsing. Kasus ini juga tengah mendapatkan perhatian dari pihak dinas terkait dan aparat penegak hukum guna memastikan penyelesaian secara adil serta mencegah terulangnya kekerasan di lingkungan pendidikan.

Berita Terkait

Komentar

Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *